Diskon

Koko Dewasa Al-Luthfi 0302187 Lengan Panjang Putih Tulang


Rp224.900 Rp200.000

  • Bahan : Katun
  • Variasi : Koko Lengan Panjang
  • Motif dibagian leher sampai bagian bawah baju
  • Dilengkapi saku di sisi kanan dan kiri
  • Warna Putih Tulang
Clear
SKU: N/A Category: Tag:

Koko Dewasa Al-Luthfi 0302187 Lengan Panjang Putih Tulang

  • Bahan : Katun
  • Variasi : Koko Lengan Panjang
  • Motif dibagian leher sampai bagian bawah baju
  • Dilengkapi saku di sisi kanan dan kiri
  • Warna Putih Tulang

Sejarah Baju Koko

Baju koko atau sering disebut juga baju takwa merupakan baju yang sering digunakan ketika seseorang akan melaksanakan shalat di mesjid. Bahkan sebagian dari kita mungkin merasa tidak sreg jika tidak menggunakan baju koko ketika shalat di masjid. Baju ini memang sudah sangat lumrah dipakai oleh sebagian besar umat Islam. Uniknya, asal mula baju koko sendiri bukanlah dari Indonesia tetapi dari negri cina yang bukan pula berasal dari negara islam. Menurut Pengamat Budaya Tionghoa peranakan, David Kwa, baju yang sekarang dikenal dengan baju koko tersebut sebenarnya turun temurun dari baju masyarakat China bernama “Tui-Khim”.

Lantas, mengapa baju bergaya Tionghoa ini bisa beralih nama menjadi baju koko. Menurut Remy Sylado, baju ini bernama baju koko karena yang memakai tui-khim itu engkoh-engkoh, sebutan khusus bagi laki-laki Tionghoa, maka baju ini ini pun disebut baju engkoh-engkoh. Untuk menyingkat sebutan tadi, karena jika disebut lengkap terlalu banyak, maka orang lebih suka menyebutnya dengan koko. Maka, baju ini pun kemudian dikenal dan diidentifikasi sebagai baju koko, yakni baju yang biasa dipakai orang Tionghoa dalam kesehariannya.

Di kalangan warga Betawi, baju Tui-Khim dipakai dan dikenal dengan sebutan baju Tikim. Baju Tui-Khim modelnya seperti baju koko, bukaan di tengah dengan lima kancing. Pada masyarakat Betawi, paduan baju ini biasanya celana batik. Mungkin di antara Anda masih ada yang ingat setelan almarhum Benjamin S di sinetron Si Doel Anak Sekolahan? Nah, kira-kira seperti itulah baju koko yang dipadu dengan celana batik, khas Betawi. Hingga awal abad ke-20, pria Tionghoa di Indonesia masih mengenakan kostum Tui-Khim dan celana komprang atau longgar untuk kegiatan sehari-hari.

Weight N/A
Dimensions N/A
Ukuran

, ,

Got something to discuss?